Make your own free website on Tripod.com

PIKIH

Pencerahan Imani dan Keterampilan Hidup

Institut Agama Islam Negeri

IAIN Alauddin Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 63  Tlp. 0411-864924, 

Fax. 0411-864923

Home

Filosofis dan Historis

 

Di Amerika serikat dikenal adanya sistem pendidikan untuk dua tahun pertama S1, yang disebut Liberal Arts Education. Sistem ini berupaya mendidik seseorang untuk memiliki kapasitas pribadi yang bisa dikembangkan secara dinamis guna menghadapi situasi yang berbeda-beda. Tujuan akhir dari sistem ini adalah menjadikan mahasiswa terdidik atau “educated” atau  “Mutsaqqaf” dalam bahasa Arab.

Mata kuliah “Literature”, yang disajikan di Amerika Serikat misalnya, dirancang untuk membangkitkan “daya hidup” dan daya kesungguhan mahasiswa dengan cara menganalisis daya juang dan ungkapan-ungkapan bijak para tokoh. Mata kuliah dimaksud tampak ada pada setiap perguruan tinggi, di samping mata kuliah dasar yang berbau keterampilan. Kekurangannya, sistem ini tampak menafikan peranan pemilik sumber daya yang agung (transcendental epistimology), sehingga tampak agak vulnerable. Tampak ada daya manusia yang tereduksi. Daya yang tereduksi dimaksud adalah daya kalbu.

        Di dalam literature-literatur Islam mengenai SDM, dikenal adanya empat sumber daya minimal yang ada pada diri manusia yang dapat dikembangkan, daya fisik, daya pikir, daya kalbu, dan daya hidup.

Oleh karena itu salah satu terapi yang strategis untuk mengembangkan IAIN ke depan adalah dengan membangun dan merevitalisasi jati diri. Lembaga ini sebagai lembaga yang memiliki ciri khas (trademark) keagamaan yang kualifikasinya tidak dipertanyakan lagi di dalam masyarakaat.

Salah satu ciri khas lembaga pendidikan Islam hingga saat ini adalah upayanya memberikan pengajaran bahasa asing (Arab dan Inggris) sebagai ilmu alat,. Disamping bahasa ini di pelajari sebagai ilmu, juga bahasa ini di pergunakan sebagai alat memahami dan mendalami ilmu-ilmu keislaman lainnya baik yang tertulis dalam bahasa Arab dan Inggris

       Persoalan yang di hadapi IAIN Alauddin saat ini dengan kurang berhasilnya pengembangan materi bahas asing kepada mahasiswa yang mengakibatkan statisnya dinamika kebahasaan sebagai sebuah trademark perguruan tinggi di lingkungan IAIN Alauddin. Pertanyaan yang cukup mendasar adalah kenapa pelajaran bahasa Asing (Arab dan Inggris) kurang  mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan ?

       Untuk itu, dengan adanya program PIKIH ini akan membangun dan memperhatikan lima faktor utama yang dapat mendukung  berhasilnya pengembangan bahasa asing di IAIN Alauddin yaitu :

 

1.  Membangun Kemampuan Dasar

Salah satu faktor yang menyebabkan kurang berhasilnya pengajaran bahasa asing di IAIN Alauddin adalah lemahnya kemampuan dasar mahasiswa dalam pemahaman dan penguasaan bahasa asing. Persoalan ini di akibatkan oleh sistem pengajaran yang di aplikasikan di lembaga pendidikan sebelumnya seperti SLTA/SLATA kurang begitu baik dan kurang komprehensif. Akibatnya materi pelajaran bahasa asing di IAIN harus diulangi lagi dari dasar. Dengan kata lain apa-apa yang telah di ajarkan di lembaga sebelumnya terpaksa harus diajarkan kembali di IAIN sehingga memerlukan waktu untuk memberikan pemahaman pada mereka.

2. Membangun Kualitas Input

 Faktor lain yang mendukung berhasilnya sebuah tujuan pengajaran adalah motivasi mahasaiswa. Jika mahasiswa memiliki motivasi dan kualitas yang baik, maka tujuan pengajaran pun di mungkinkan akan tercapai dengan baik pula.  Akan tetapi sebaliknya, tujuan pengajaran sulit di capai jika input yang di hadapi memiliki kualitas dan motivasi yang rendah dalam belajar. Jika dicermati secara objektif, mahasiswa yang belajar di IAIN Alauddin sebenarnya sangat heterogen. Mereka berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda. Mahasiswa yang terdaftar buka saja berasal dari sekolah agama seperti Aliyah maupun pesantren, tetapi juga tidak sedikit yang berasal dari SMU dan SMK yang sama sekali belum begitu mengenal bahasa Arab. Akibatnya kemampuan mereka dalam sebuat  kelas pengajaran pun bervariasi.

3.Sasaran dan Media Pengajaran

Sasaran dan media pengajaran sangat penting dalam proses pembelajaran. Sarana dan media pelajaran berfungsi di samping untuk mempermudah proses belajar mengajar, juga untuk meningkatkan motivasi dan gairah belajar mahasiswa.

4. Metodologi Pengajaran

Metodologi pengajaran merupakan pengetahuan tentang sistem bagaimana menghaplikasiakan proses belajar-mengajar secara benar, efisien dan efektif. Metodologi  merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah pembelajaran. Mesti mahasiswa memiliki kualitas dan motivasi yang tinggi akan tetapi jika tidak di dukung oleh metodologi pengajaran yang mantap yang diaplikasikan oleh dosennya, maka hasil proses pembelajaran tersebut tidak akan mencapai nilai maksimal.

 Metode-metode yang diaplilkasikan dalam pengajaran bahasa asing di IAIN Alauaddin masih sangat sederhana. Mayoritas dosen hanya menggunakan metode ceramah dan tanya jawab maupun diskusi, dan jarang sekali melakukan praktek lapangan. Belum lagi materi pelajaran mengacu kepada tata bahasa, bukan pada penguasaan praktek dan rasa bahasa. Kondisi ini sebenarnya dapat di maklumi mengingat sarana pendukung metodologi pengajaran tidak begitu lengkap.

5. Menambah prekwensi tatap muka pengajaran bahasa.

 

Ada kecenderungan kelompok yang masih menganggap keterampilan berbahasa asing yang memadai dapat diperoleh cukup dengan beberapa kali pertemuan saja, pada hal kenyataannya hanya orang-orang yang dapat meluangkan banyak waktunya untuk itu yang memungkinkan dapat memiliki skill tersebut, dengan kata lain semakin banyak frekwensi pembelajaran bahasa asing akan semakin cepat pula kemungkinan untuk menguasainya dengan baik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Beranjak dari pemikiran tersebut, maka untuk meningkatkan kualitas berbahasa dan peningkatan akhlak bagi mahasiswa, IAIN Alauddin mengadakan sebuah Pilot Proyek yang di beri nama Pencerahan Imani dan Keterampilan Hidup (PIKIH). PIKIH diarahkan untuk mempercepat penguasaan keterampilan bahasa asing (bahasa Arab dan bahasa Inggris) bagi mahasiswa disamping menumbuhkan wawasan akademik-intelektual yang peraktis serta berakhlak mulia sebagai cerminan  jiwa/pribadi muslim.

 

T U J U A N

a. Akselerasi keterampilan, pengetahuan dan penguasaan berbahasa asing (Arab dan Inggris) bagi mahasiswa IAIN Alauddin Makassar.

b. Membentuk pribadi mahasiswa yang memiliki semangat dan sikap/sifat mandiri, disiplin dan ilmiyah, dengan sentuhan daya qalbu.

c. Menumbuhkan wawasan akademika-intlektual yang praktis dan aktual bagi mahasiswa dengan penguasaan ilmu terapan kewirausahaan dan keterampilan komputer.

d. Membentuk mahasiswa berakhlak mulia sebagai cermin jiwa/pribadi muslim.

 

TARGET YANG AKAN DICAPAI

Tujuan-tujuan tersebut di atas, dimaksudkan untuk mewujudkan IAIN memiliki keunggulan sebagai berikut  :

Akhlak, Ini inti penyebab mengapa Muhammad menjadi sosok yang dibutuhkan, utamanya kejujuran, kerja keras yang tulus (ikhlas), amanah, syukur, dsb.

Ilmu dan Sains, Hal ini dikarenakan, IAIN akan mampu memadukan dua sisi yakni iman dan ilmu, sehingga mengetahuan yang diemban di IAIN akan bernafas Islami.

Komunikasi, Sebagai penunjang untuk mengabdikan ilmu untuk masyarakat, maka orang  IAIN itu bisa masuk ke berbagai lapisan masyarakat karena keterlatihan sebagai da’i sehingga ide-ide komunikasinya mengalir.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PRINSIP-PRINSIP POKOK

Semua hal di atas dapat di capai hanya jika berlandaskan pada prinsip pokok, yakni : Pikiran bebas (komunikasi) harus berlandaskan pengetahuan luas (bahasa asing). Pengetahuan luas harus berpijak pada akhlak yang mulia. Dengan demikan, urutannya adalah sebagai berikutt ;

a. Berakhlak mulia (Noble character)

b. Berpengetahuan dan berwawasan luas (broad knowledge)

c. Berpikiran bebas (independent mind)

 

PESERTA PROGRAM

Peserta Program PIKIH adalah seluruh mahasiswa baru IAIN Alauddin Makassar setiap tahunnya, sejak tahun ajaran 2003-2004 dan seteruanya. Mereka wajib mengikutinya selama Dua Semester untuk bias berhak mendapatkan sertifikat yang merupakan salah satu prasarat untuk dapat mengikuti ujian munaqasyah. Peserta PIKIH akan dipandu oleh fasilitator yang berbasis kependidikan bahasa asing (bahasa Arab dan bahasa Inggris) yang diberikan oleh Musyrif dan Mursyid. Materi yang diberikan berkenan dengan satu alternative dalam menguasai bahasa asing tersebut yang bersifat interaktif dan partisipatif, yang berdasarkan prosedur dan teknik pemilihan strategi yang tepat.

 

TEKNIK PELAKSANAAN PROGRAM

PIKIH dilaksanakan di bawah koordinasi Kepala Pusat Pembinaan Bahasa IAIN Alauddin Makassar.

Pelaksanaan kegiatan PIKIH dimulai dengan sholat Ashar secara berjamaah dan diakhiri setelah sholat Magrib secara berjamaah.

Lokasi program secara keseluruhan adalah di kampus I IAIN Alauddin Makassar, Jl. Sultan Alauddin No. 63 Makassar.

Dosen Pembina (Murabbi) Tugas pokok  dan fungsinya membina, mengawasi Musyrif dan Mursyid dalam hal penguasaan materi, metode dan   proses belajar mengajar di kelas.

Dosen (musyrif) tugas pokoknya mengajar di kelas dan membina Mursyid dalam melaksanakan tugas mengajarnya sebagai team teaching.

6.    Tutor (mursyid) sebagai anggota team teaching tugas pokoknya melaksanakan tutorial bersama dengan Musyrifnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MATERI  DAN  WAKTU  KEGIATAN

1.  Bahasa Asing (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris)

2. Pembinaan Akhlak (disampaikan melalui kultum, ceramah dan pemahaman 

    Retorika Orang Bijak).

3. Keterampilan Hidup (Komputer, Baca Tulis Al-Qur’an, Mc, Kultum, Drama dan

    qasidah rebana dsb) dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris.

 

 

 

Khusus pada hari Jum’at dilaksanakan pembelajaran keterampilan hiduap  yaitu :

a. Pendidikan baca tulis al-Qur’an

b. Penalaran  pesan-pesan Kaum Bijak

c. Kultum dan meeting dalam dua bahasa

d. Keterampilan Komputer

e. Mc dan Drama dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris

f. Qashidah Rebana

 

KURIKULUM

Setiap materi pelajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang di ajarkan di kelas, maka disusun pula materi khusus untuk pelajaran yang akan disajikan oleh tutor. Kurikulum merupakan seperangkat materi pelajaran yang disusun secara sistematis untuk mempermudah mahasiswa menerimah materi. Materi bahasa asing yang disusun diharapkan telah memenuhi standar dengan memfokuskan pada penguasaan: Muhadasah/speaking.

 

METODOLOGI PENGAJARAN

 

Pengajaran bahasa asing mencakup keempat aspek keterampilan berbahasa dengan pendekatan komunikatif antara lain melalaui :

 

1. Dialogue

2. Role play

3. Cooperative learning

4. Discussion/debate

5. Game

 

Penguasaan muhadasah/conversation harus menjadi prioritas pertama yang ditekankan pada kemampuan dalam berkomunikasi secara aktif di dalam dan di luar kelas dengan menggunakan metode langsung (tariqat al-Mubasyarah/Direct method).

Hal ini sejalan pula dengan keinginan mahasiswa, dimana dalam kesempatan suatu kegiatan seminar bahasa Asing yang intinya agar pembelajaran bahasa asing lebih ditekankan kepada penguasaan berbicara sebagai prioritas utama, menyusul kemundian penguasaan Grammar/Qawaid.

 

PENGELOLA DAN PELAKSANA PROGRAM

1.  Pengelola program adalah sebuah tim yang telah ditunjuk dan di SK-kan oleh

     Rektor IAIN Alauddin

2. Pelaksana program ini terdiri dari ;

     a.  Penanggung Jawab

     b.  Steering Commitee

     c.  Organazing Commitee

          1).  Kiyai (Rais al-Ma’had)

                Seorang yang bertugas sebagai Penanggung jawab pelaksanaan Program 

                PIKIH di lapangan, yang mempertanggung jawabkan segala sesuatunya,

                dan melaoprkan ke Rektor melalui PR I

         2).  Sekretaris

         3).  Bendahara

         4).  Anggota

       5).  Dosen Pembina (murabbi) : terdiri atas dosen Bahasa Arab dan dosen

               Bahasa Inggris. Memiliki tugas dan kewajiban :

               *.  Membina dan memantau pelaksanaan Pelajaran yang dilaksanakan oleh

                   tenaga pegajar dari kalangan dosen yang disebut musyrif dan tutor

                   dari kalangan mahasiswa senior mursyid).

               *.  Masing-masing murabbi (seorang dosen Bahasa Arab dan Seorang Dosen

                   Bahasa Inggris) menjadi satu kesatuan untuk membina satu kelompok

                    musyruf (dosen pengajar0 dan satu kelompok mursyid (tutor/mahasiswa

                    senior).

               *.  Melakukan pembinaan kepada musyrif dan musyid guna mempelancar

                    proses kegiatan belajar mengajar.

               *.  Memberikan sansi/teguran kepada musyif dan muryid yang tidak melaksanakan

                   tugas, dan kepada mahasiswa yang melanggal aturan program;

               *.  Dalam melaksanakan tugasnya, setiap kelompok murabbi melaporkan pelak-

                        sanaannya kepada rais al-Ma’had

            6). Dosen Pengajar (Mursrif ) : Terdiri atas dosen bahasa Arab bahasa Inggris yang

                   direkrut dari setiap Fakultas. Tugas musyrif adalah :

                   *.   Memulai dan mengakhiri pelajaran di kelas tepat pada waktunya;

                   *.   Mengajar bahasa di kelas;

                   *.   Membimbing dan mengarahkan mahasiswa terampil dalam berbahasa;

                   *.   Memberikan motivasi, stimulasi dan mengevaluasi dalam proses belajar mengajar;

                   *.   Bertanggung jawab atas berlangsung proses  belajar mengajar di kelas

                   *.   Menjadi konsultan mahasiswa atas sefgala persoalan atau masalah yang di hadapi;

            7). Totur (Mursyid): terdiri tutor bahasa Arab dan  tutor bahasa Inggris.  Memiliki

                   tugas dan kewajiban ;

                   *.  Tinggal di asrama selama kegiatan berlangsung, jika mahasiswa diasramakan

                   *.  Dalam keadaan mahasiswa tidak diasaramakan, setiap mursyid harus menjalin

                        hubungan seakrab mungkin dengan mahasiswa binaanya, sejumlah sekitar

                        30 orang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Beberapa kegiatan program PIKIH yang dilaksanakan di Mesjid, kelas, serta kuliah -umum PIKIH

Pembimbing dari Arab Saudi

Suasana belajar pada Laboratorium Bahasa yang dibimbing oleh pengajar asing. Mc. Coy

dari Amerika Serikat

 

Kampus  IAIN Alauddin Makassar, dimana program PIKIH dilaksanakan.

Musyrif (Dosen Pengajar) terdiri dari dosen bahasa Arab dan bahasa Inggris

Mursyid (Tutor) terdiri dari tutor bahasa Arab dan bahasa Inggris

Prof.Dr.H.Azhar Arsyad,M.A

REKTOR

Prof.Dr.H.Samiang 

Katu, M.Ag

PR I

PIMPINAN  IAIN  ALAUDDIN

Prof.Dr.H.A.Qadir Gassing,H.T,MS.

PR II

Prof.Dr.H.Bahaking

Rama, MS

PR III

Dari Kiri ke Kanan; Dekan Fakultas Adab , Dekan Fakultas Dakwah, Dekan Fakultas Syariah, Dekan Fakultas Tarbiyah, Dekan Fakultas Ushuluddin.

Kepala Yunit Pembinaan Bahasa

IAIN Alauddin dan Rais Al-Ma’had PIKIH IAIN Alauddin

No

Jam

Kegiatan

Pembimbing

Keterangan

01

15.00

Hadir dalam mesjid

Panitia, Murabbi, Musyrif dan Mursyid

Diabsen

02

15.00-15.45

Shalat & rangkaiannya

Musyrif dan Mursyid

-

03

16.00-18.00

Belajar

Musyrif dan Mursyid

Diabsen

Kelas/Lapangan

04

18.00

Hadir dalam mesjid

Panitia, Murabbi, Musyrif dan Mursyid

Diabsen

05

18.00-19.00

Shalat & rangkaiannya

Musyrif dan Mursyid

-